Penyakit Leukoderma – Gejala, Penyebab, Pengobatan

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Leukoderma atau juga disebut achromoderma, adalah tanda klinis ketika terjadi perubahan lapisan kulit dalam menjadi berwarna keputihan dan seperti berselaput.

Leukoderma harus dibedakan dari hipopigmentasi atau pucat karena berkurangnya pigmentasi.

Ketika kondisinya semakin parah, bintik-bintik itu menutupi hampir semua bagian tubuh termasuk kulit kepala, wajah, dan alat kelamin.

Penyebab

Leukoderma disebabkan akibat hilangnya melanin epidermal.  Penyebabnya beragam, seperti:

  • Vitiligo
  • Lichen sclerosus
  • Sklerosis sistemik
  • Morphoea
  • Jaringan parut
  • Penyakit kulit yang parah, seperti dermatitis atopik, dermatitis kontak alergi, sindrom Stevens-Johnson/nekrolisis epidermal toksik
  • Infeksi herpes zoster
  • Luka bakar dan cedera lainnya
  • Prosedur cryotherapy, pengelupasan kimia, perawatan laser
  • Piebaldisme
  • Sindrom Waardenburg.

Gejala

Tanda dan gejala utama leukoderma adalah bercak putih susu pada kulit.

Tanda-tanda lainnya meliputi:

  • Rambut beruban prematur (bulu mata, janggut dan alis)
  • Hilangnya warna pada selaput lendir (jaringan yang melapisi bagian dalam mulut)
  • Perubahan warna retina.

Meskipun leukoderma dapat memengaruhi bagian tubuh mana pun, pigmentasi biasanya terjadi pertama kali pada area tubuh yang terpapar sinar matahari.

Diagnosis

Dokter dapat memeriksa kulit untuk memastikan diagnosis.

Terkadang, dokter menggunakan wood lamp, sinar ultraviolet genggam yang menyebabkan area kulit dengan pigmen yang lebih sedikit bersinar putih cerah.

Dalam beberapa kasus, biopsi kulit mungkin diperlukan untuk menyingkirkan penyebab lain dari hilangnya pigmen.

Dokter juga dapat melakukan tes darah untuk memeriksa kadar tiroid atau hormon lain, kadar glukosa, dan vitamin B12 untuk menyingkirkan gangguan terkait lainnya.

Perawatan

Karena tidak ada pengobatan leukoderma khusus yang tersedia, tujuan utama dokter kulit selama perawatan adalah untuk memperbaiki penampilan area tubuh yang terkena.

Pilihan perawatan meliputi:

  • Krim leukoderma yang mengontrol peradangan atau mempengaruhi sistem kekebalan tubuh
  • Terapi cahaya
  • Kosmetik
  • Pembedahan.

Segera hubungi dokter jika terjadi perubahan warna kulit tanpa alasan yang jelas.

Komplikasi

Leukoderma dapat berisiko menyebabkan beberapa komplikasi, seperti:

  • Efek psikososial dan kosmetik
  • Kerentanan terhadap sengatan matahari dan perkembangan kanker kulit.

Pencegahan

Kurangi paparan bahan kimia, sinar matahari, dan mengelola stres adalah langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah hilangnya pigmen seperti leukoderma.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

#Penyakit #Leukoderma #Gejala #Penyebab #Pengobatan

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts