Batuk Berkepanjangan Usai Positif Covid-19? Begini Cara Mengatasinya

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Batuk merupakan salah satu gejala utama positif Covid-19, namun bagaimana jika kondisi tersebut bertahan lama bahkan setelah Anda sudah dinyatakan negatif?

Batuk yang tak kunjung sembuh setelah terinfeksi Covid-19 mungkin saja terjadi sebagai bagian dari gejala long covid. Namun, Anda tak perlu khawatir.

Menurut Amesh Adalja, MD, dari John Hopkins, infeksi virus termasuk Covid-19 membuat orang alami batuk kronis hingga 2-4 minggu. Ini adalah kondisi yang umum.

Hal ini disebabkan karena peradangan yang ada pada selaput lendir di saluran udara ketika seseorang positif Covid-19.

Peradangan itu membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pulih meskipun sudah negatif Covid-19.

“Covid-19 dapat membakar selaput lendir saluran udara, mulai dari tenggorokan hingga turun ke saluran bronkial,” kata William Schaffner, MD, spesialis penyakit menular dan profesor di Vanderbilt University School of Medicine dikutip dariĀ Health.

Peradangan itu mungkin memakan waktu cukup lama untuk sembuh pada beberapa pasien

Bahkan setelah seseorang sembuh dari virus, peradangan yang belum pulih sempurna kemungkinan besar yang memicu refleks batuk.

Apakah batuk berkelanjutan bisa tularkan Covid-19?

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), penderita Covid-19 ringan-sedang masih dapat menularkan virus SARS-CoV-2 hingga 10 hari setelah dinyatakan positif.

Penularan mungkin semakin cepat apabila kondisi pasien masih mengalami batuk.

#Batuk #Berkepanjangan #Usai #Positif #Covid19 #Begini #Cara #Mengatasinya

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts