Anggota Komisi III Minta Kepolisian Jelaskan Soal Temuan Senjata Saat Baku Tembak di Rumah Irjen Ferdy Sambo

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com – Anggota Komisi III DPR Trimedya Pandjaitan menyinggung soal kepolisian yang belum membuka penjelasan mengenai senjata yang digunakan saat kejadian polisi tembak polisi di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, pekan lalu.

Read More

Ia pun berharap, tim khusus gabungan yang dibentuk Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dapat menyampaikan temuan mereka sedetail mungkin.

“Kita kan enggak pernah dikasih tahu olah TKP seperti apa, bahkan kapolres, menteri kita enggak dikasih tahu. Senjatanya enggak diperlihatkan kan,” ujar Trimedya saat dikonfirmasi wartawan pada Jumat (15/7/2022).

“Proyektilnya, mana pernah kasusnya diperlihatkan senjata sama proyektil. Kita harus tanya nanti sama ketua timnya hasil pemeriksaan E ini seperti apa gitu loh. Ini seperti apa,” lanjutnya.

Menurut Trimedya pihaknya masih berkeyakinan bahwa penanganan kasus ini sesuai dengan pernyataan Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit yang tak ingin merusak citra kepolisian.

Sehingga Komisi III akan terus mengawal penanganan kasus ini.

“Kita yakini itu, tinggal kita kawal,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, peristiwa baku tembak terjadi antara dua orang polisi, yakni Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dan Bharada E.

Peristiwa berdarah itu terjadi di rumah dinas Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Mabes Polri, Irjen Ferdy Sambo, yang terletak di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022).

Brigadir J tewas dalam kejadian tersebut, sedangkan Brigadir E diamankan.

Hingga kini, proses penyelidikan lebih lanjut terus dilakukan oleh pihak kepolisian, guna mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada Jumat sore itu.

Sementara itu, Polisi menyatakan, senjata yang digunakan anggota Polri Bharada E dalam aksi baku tembak dengan Brigadir J sudah sesuai standar untuk pengawalan.

Senjata yang digunakan oleh Bharada E merupakan jenis Glock dengan isi 17 peluru pada magazen.


“Senjata itu senjata standar. Bahwa ajudan ataupun pengawal itu tugasnya mengamankan orang yang dikawal,” ujar Budhi di Mapolres Jakarta Selatan, Selasa (12/7/2022).

Budhi mengatakan, senjata yang gunakan oleh Bharada E itu merupakan senjata dinas milik Polri yang dibekali kepadanya untuk mengawal Ferdy Sambo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Anggota #Komisi #III #Minta #Kepolisian #Jelaskan #Soal #Temuan #Senjata #Saat #Baku #Tembak #Rumah #Irjen #Ferdy #Sambo #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts