Mulai 17 Juli, Ini Cara Cek Lokasi Vaksin Booster Online buat Lengkapi Syarat Naik Kereta Jarak Jauh

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Pemerintah kembali memperketat syarat naik kereta api, khususnya pada kereta api jarak jauh atau antarkota. Secara umum, masyarakat diwajibkan untuk telah mendapat vaksin booster atau vaksin dosis ketiga supaya bisa naik kereta api jarak jauh.

Read More

Untuk syarat spesifik, tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 72 Tahun 2022 (72/2022) tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19.

Dalam surat edaran yang bakal diberlakukan mulai 17 Juli mendatang, masyarakat yang hendak melakukan perjalanan darat menggunakan kereta api jarak jauh wajib memenuhi beberapa syarat sebagai berikut.

  • Pelaku perjalanan kereta api antarkota yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen;
  • Pelaku perjalanan kereta api antarkota yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan dan dapat melakukan vaksinasi dosis ketiga (booster) on-site saat keberangkatan;
  • Pelaku perjalanan kereta api antarkota yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan;
  • Pelaku perjalanan kereta api antarkota dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi, namun wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19;
  • Pelaku perjalanan kereta api antarkota dengan usia 6-17 tahun wajib menunjukan kartu/sertifikat vaksin dosis kedua tanpa menunjukan hasil tes negatif RT-PCR atau rapid test antigen;
  • Pelaku perjalanan kereta api antarkota yang berusia di bawah 6 (enam) tahun dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi dan tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen, namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping perjalanan yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan COVID-19 serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat;
  • Setiap pelaku perjalanan dengan moda transportasi perkeretaapian wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan.

Dari syarat naik kereta api di atas, masyarakat yang telah mendapat vaksin dosis ketiga nantinya bisa langsung melanjutkan perjalanan, tanpa harus menunjukkan hasil tes negatif Covid-19.

Dengan syarat seperti itu, sebaiknya segera melakukan vaksinasi dosis ketiga ke lokasi terdekat. Lantas, bagaimana cara cek lokasi vaksin booster?

Untuk cek lokasi vaksin booster terdekat, caranya cukup mudah. Cek lokasi vaksin booster bisa dilakukan secara online via aplikasi Google Maps, begini penjelasan caranya.

Cara cek lokasi vaksin booster via Google Maps

  • Buka Google Maps melalui situs website atau aplikasi yang sudah terinstal di ponsel.
  • Setelah Google Maps terbuka, silakan ketik kata kunci “lokasi vaksin Covid terdekat” atau “lokasi vaksin terdekat dari lokasi saya” di kolom pencarian.
  • Google Maps akan secara otomatis menampilkan informasi mengenai beberapa pilihan lokasi vaksin terdekat.
  • Dari informasi itu, lokasi vaksin terdekat kemudian bisa dikunjungi.
Kompas.com/soffyaranti cara cek vaksin via google maps

Informasi yang ditampilkan di Google Maps tak hanya berisi mengenai pilihan lokasi vaksin terdekat, tapi kadang juga terdapat nomor telepon dari penyelenggara vaksinasi. Silakan hubungi nomor penyelenggara untuk memastikan ketersediaan vaksin booster.

Jika tidak terdapat nomor teleponnya di Google Maps, informasi ketersedian vaksin booster juga bisa mencari akun media sosial milik penyelenggara tersebut.

Selain cara di atas, cek lokasi vaksin booster juga bisa dilakukan dengan mengunjungi situs web PeduliLindungi, berikut adalah caranya.

Cara cek lokasi vaksin booster via website PeduliLindungi

  • Kunjungi situs web ini https://www.pedulilindungi.id/ 
  • Cari kolom “Temukan Fasilitas Kesehatan yang Melayani Vaksinasi COVID-19” dan ketuk opsi “Cari”.
  • Masukkan informasi alamat domisili seperti nama provinsi, kota/kabupaten, dan kecamatan.
  • Selanjutnya, situs web PeduliLindungi bakal menampilkan daftar lokasi terdekat penyelenggara atau fasilitas kesehatan (faskes) yang menyediakan layanan vaksinasi.
  • Untuk memastikan keterangan ketersediaan vaksin dosis ketiga, silakan hubungi faskes tersebut, bisa melalui akun media sosial miliknya.
Ilustrasi cara cek lokasi vaksin via website PeduliLindungiKOMPAS.com/Zulfikar Ilustrasi cara cek lokasi vaksin via website PeduliLindungi

Sebagai informasi tambahan, syarat naik kereta api tidak hanya melampirkan bukti vaksinasi, tapi juga terdapat ketentuan lainnya, seperti mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker medis.

Untuk syarat naik kereta api yang lebih lengkap. silakan kunjungi tautan ini. Demikianlah cara cek lokasi vaksin booster secara daring via Google Maps dan website PeduliLindungi, buat lengkapi syarat naik kereta api jarak jauh, semoga bermanfaat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Mulai #Juli #Ini #Cara #Cek #Lokasi #Vaksin #Booster #Online #buat #Lengkapi #Syarat #Naik #Kereta #Jarak #Jauh #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts