Harga Tiket Pesawat Surabaya-Balikpapan Maskapai Lion Air, Citilink, dan Garuda Indonesia

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Harga tiket pesawat rute Surabaya-Balikpapan bervariasi mulai dari Rp 1 hingga Rp 3 juta-an untuk kelas ekonomi dan bisnis.

Read More

Harga tiket pesawat Surabaya-Balikpapan itu didapat dari pantauan Kompas.com di laman pemesanan tiket resmi sejumlah maskapai penerbangan dalam negeri.

Saat dilihat pada Jumat (29/7/2022) pukul 18.30 WIB, tiket pesawat rute Surabaya-Balikpapan memiliki harga yang berbeda di tiap maskapai.

Lantas, berapa harga tiket pesawat Surabaya-Balikpapan Lion Air, Garuda Indonesia, dan Citilink?

Maskapai Lion Air

  • Rute: Surabaya (SUB)-Balikpapan (BPN)
  • Hari keberangkatan: Sabtu, 30 Juli 2022
  • Waktu berangkat: 05.00
  • Waktu tiba: 07.35 
  • Durasi: 1 jam 35 menit
  • Pesawat: Lion Air JT266
  • Harga tiket: Rp 1.025.000.

Maskapai Garuda Indonesia

  • Rute: Surabaya (SUB)-Balikpapan (BPN)
  • Hari keberangkatan: Senin, 1 Agustus 2022
  • Waktu berangkat: 06.15 dari SUB, transit di CGK pukul 07.50, dan berangkat dari CGK pukul 08.35
  • Waktu tiba: pukul 11.55 tiba di BPN
  • Durasi: 4 jam 40 menit
  • Pesawat: Garuda Indonesia GA 305 dan GA 564
  • Harga tiket: Rp 3.472.280.

Maskapai Citilink

  • Rute: Surabaya (SUB)-Balikpapan (BPN)
  • Hari keberangkatan: Sabtu, 30 Juli 2022
  • Waktu berangkat: 05.00
  • Waktu tiba: 07.40
  • Pesawat: Citilink QG430
  • Harga tiket: Rp 1.153.739.

Catatan: harga tiket pesawat rute Surabaya-Balikpapan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Shutterstock Ilustrasi pesawat Batik Air.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerbitkan aturan perjalanan dalam negeri menggunakan pesawat yang berlaku mulai 17 Juli 2022.

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menhub Nomor 70 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi Covid-19.

Berikut perincian terbaru syarat naik pesawat mulai 17 Juli 2022:

1. Sudah mendapatkan vaksin booster

  • Tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

2. Baru mendapatkan vaksin dosis kedua

  • Wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1×24 jam sebelum keberangkatan.
  • Atau, menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3×24 jam sebelum keberangkatan.
  • Pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) yang baru mendapatkan vaksinasi dosis kedua juga bisa melakukan vaksinasi booster langsung atau on-site saat keberangkatan.

3. Baru mendapatkan vaksin dosis pertama

  • Wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3×24 jam sebelum keberangkatan.

4. Kondisi kesehatan tertentu/penyakit komorbid

  • Wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3×24 jam sebelum keberangkatan.
  • Wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit milik pemerintah yang menyatakan bahwa PPDN belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

5. Usia 6-17 tahun

  • Wajib menunjukkan kartu/sertifikat vaksin dosis kedua.
  • Tidak perlu menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

6. Usia di bawah 6 tahun

  • Tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen
  • Wajib melakukan perjalanan dengan pendamping yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi, pemeriksaan Covid-19, serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat
  • Aturan perjalanan di atas dikecualikan untuk angkutan udara perintis, termasuk penerbangan di wilayah perbatasan, daerah 3T atau tertinggal, terdepan, dan terluar, sesuai dengan kondisi daerah masing-masing.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Harga #Tiket #Pesawat #SurabayaBalikpapan #Maskapai #Lion #Air #Citilink #dan #Garuda #Indonesia #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts