Daftar Gubernur Akmil dari Masa ke Masa

  • Whatsapp

KOMPAS.com – Akademi Militer atau Akmil mempunyai tugas pokok untuk membentuk taruna menjadi perwira TNI Angkatan Darat (AD).

Read More

Dilansir dari akmil.ac.id, Akmil sebagai badan pelaksana pusat di tingkat Mabes TNI AD, yang berkedudukan langsung di bawah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).

Sejarah berdirinya Akmil bermula pada 31 Oktober 1945.

Akmil dipimpin oleh seorang Gubernur.

Berikut daftar Gubernur Akmil dari masa ke masa:

  1. Mayor Jenderal TNI Soewardi: 1945-1948
  2. Kolonel GPH Djatikoesoemo: 1948-1950
  3. Kolonel Kav R.M. Soerjo Soerarso: 1950-1959
  4. Kolonel Inf Sentot Iskandar Dinata: 1959-1960
  5. Brigadir Jenderal TNI Soerono Reksodimedjo: 1960-1966
  6. Mayor Jenderal TNI Achmad Tahir: 1966-1968
  7. Mayor Jenderal TNI Solichin G.P: 1968-1970
  8. Mayor Jenderal TNI Sarwo Edi Wibowo: 1970-1974
  9. Mayor Jenderal TNI R. Wijogo Admodarminto: 1974-1978
  10. Mayor Jenderal TNI Goenawan Wibisono: 1978-1981
  11. Mayor Jenderal TNI Sudirman Saleh: 1981-1983
  12. Mayor Jenderal TNI Untung Sridadi: 1983-1986
  13. Mayor Jenderal TNI H. Simandjuntak: 1986-1987
  14. Mayor Jenderal TNI Toni Hartono: 1987-1992
  15. Mayor Jenderal TNI Moch. Ma’ruf: 1992-1993
  16. Mayor Jenderal TNI Yusman Yutam: 1993-1995
  17. Mayor Jenderal TNI Purwantono: 1995-1996
  18. Mayor Jenderal TNI Ilyas Yusuf: 1996-1996
  19. Mayor Jenderal TNI Fachrul Razi: 1996-1997
  20. Mayor Jenderal TNI Djoko Subroto: 1997-1998
  21. Mayor Jenderal TNI Irvan Eddyson T: 1998-1999
  22. Mayor Jenderal TNI Syamsul Ma’arif: 1999-2000
  23. Mayor Jenderal TNI M. Noor Aman: 2000-2001
  24. Mayor Jenderal TNI Iping Soemantri: 2001-2002
  25. Mayor Jenderal TNI Prabowo Suharto: 2002-2003
  26. Mayor Jenderal TNI M. Yunus Palar: 2003-2006
  27. Mayor Jenderal TNI Sriyanto: 2006-2007
  28. Mayor Jenderal TNI Sabar Yudo Suroso: 2007-2010
  29. Mayor Jenderal TNI Gatot Nurmantyo: 2010-2010
  30. Mayor Jenderal TNI Suharsono: 2010-2011
  31. Mayor Jenderal TNI Bachtiar: 2011-2012
  32. Mayor Jenderal TNI Istu Hari Subagio: 2012-2013
  33. Mayor Jenderal TNI Sumardi: 2013-2015
  34. Mayor Jenderal TNI Hartomo: 2015-2016
  35. Mayor Jenderal TNI Arif Rahman: 2016-2017
  36. Mayor Jenderal TNI Eko Margiyono: 2017-2017
  37. Mayor Jenderal TNI Eka Wiharsa: 2017-2018
  38. Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman: 2018-2020
  39. Mayor Jenderal TNI Totok Imam: 2020-2021
  40. Mayor Jenderal TNI Candra Wijaya: 2021-2021
  41. Mayor Jenderal TNI Legowo W.R. Jatmiko: 2021-sekarang.

Puspen TNI Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat memimpin Upacara Wisuda Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Taruna Akademi Kepolisian Tahun 2021, di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, Kamis (28/10/2021).

Masih dilansir dari laman yang sama, sejarah Akmil bermula dari didirikannya Militaire Academie (MA) Yogyakarta pada 31 Oktober 1945.

Kepala Staf Umum Tentara Keamanan Rakyat Letnan Jenderal TNI Oerip Soemohardjo merupakan pelopor berdirinya Militaire Academie.

Pada 1950, MA Yogyakarta ditutup karena masalah teknis setelah meluluskan dua angkatan.

Sehingga, angkatan ketiga Militaire Academie menyelesaikan pendidikan di Koninklijke Militaire Academie (KMA) Breda, di Belanda.

Pembentukan sekolah Perwira Darurat

Untuk memenuhi kebutuhan TNI AD atau Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI), maka dibentuklah Sekolah Perwira Darurat yang berada di beberapa kota.

Antara lain di Malang, Mojo Agung, Salatiga, Tangerang, Palembang, Bukit Tinggi, Brastagi, dan Prapat.

Pada 1 Januari 1950, didirikan Sekolah Perwira Genie Angkatan Darat (SPGI AD) di Bandung, Jawa Barat.

Sekolah tersebut berganti nama menjadi Akademi Teknik Angkatan Darat (ATEKAD) pada 23 September 1956.

Bersamaan dengan itu, pada 13 Januari 1956 dibuatlah Pusat Pendidikan Perwira Angkatan Darat (P3AD) di Bandung.

Gagasan pembentukan Akademi Militer

Sebanyak 176 siswa tenaga kesehatan Akademi Militer (Akmil) segera membantu penanganan Covid-19 di Jakarta.Puspen Mabes TNI Sebanyak 176 siswa tenaga kesehatan Akademi Militer (Akmil) segera membantu penanganan Covid-19 di Jakarta.

Pimpinan TNI AD menggagas pembentukan Akademi Militer, mengingat pada saat itu banyak sekolah TNI AD yang bermunculan.

Gagasan itu pertama kali dimunculkan pada sidang parlemen oleh Menteri Pertahanan pada 1952.

Setelah melalui berbagai proses, pada 11 November 1957 pukul 11.00, Presiden Soekarno selaku panglima tertinggi angkatan perang, meresmikan pembukaan Akademi Militer Nasional (AMN) yang berkedudukan di Magelang.

Akademi Militer ini merupakan kelanjutan dari MA Yogyakarta, dan taruna yang masuk pada 1957 dinyatakan sebagai Taruna AMN angkatan ke-4.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Daftar #Gubernur #Akmil #dari #Masa #Masa #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts