Polisi Selidiki Kasus Penganiayaan Perempuan oleh Preman di Kramatjati

  • Whatsapp

JAKARTA, KOMPAS.com –¬†Jajaran Polsek Kramatjati tengah menyelidiki kasus dugaan penganiayaan perempuan oleh seorang laki-laki yang viral di media sosial, Senin (4/9/2023).

“Masih dalam penyelidikan,” kata Kapolsek Kramatjati Kompol Rusit ketika dikonfirmasi, Senin.

Adapun video tentang penganiayaan itu viral di media sosial dan menuai kontroversi.

Dalam video itu, disebutkan bahwa lokasi penganiayaan berada di dekat lampu merah mal PGC.

Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, lokasi sebenarnya berada di Jalan Cililitan Besar, tepatnya di pangkalan Trans Halim.

Rusit menjelaskan, pihaknya belum mengetahui kapan keributan itu terjadi. Sebab, korban dalam video itu belum melapor ke Polsek Kramatjati.

“Pihak kami telah memeriksa ke TKP pada Senin siang. Berdasarkan informasi dari para saksi yang telah diperiksa, mereka tidak mengetahui kejadian tersebut,” jelas dia.

Ada dua saksi yang diperiksa, yaitu seorang tukang ojek berinisial H dan pedagang asongan berinisial A.

Saat ini, langkah selanjutnya yang akan dilakukan polisi adalah mencari korban untuk diarahkan membuat laporan.

Polsek Kramatjati juga akan kembali mencari saksi pada malam hari, serta melanjutkan penyelidikan.

Sebelumnya, video yang merekam aksi penganiayaan itu viral di media sosial, Senin pagi.

Dalam video tersebut, dinarasikan bahwa laki-laki yang diduga menganiaya perempuan itu adalah seorang preman.

Pada detik-detik awal video, terduga korban yang mengenakan baju kuning dipegang kerahnya oleh laki-laki itu.

Perekam video yang merupakan teman korban meminta laki-laki itu menghentikan perbuatannya. Dia juga menegaskan hanya ingin makan di warung. 

“Ya saya ditendang saya enggak terima, lah!” kata perempuan itu sebelum berteriak-teriak minta tolong.

Laki-laki itu tampak langsung menarik perempuan itu seperti hendak membawanya ke suatu tempat. Namun, ada laki-laki lain yang melerai.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

#Polisi #Selidiki #Kasus #Penganiayaan #Perempuan #oleh #Preman #Kramatjati

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts